Kenang 40 Hari Korban Banjir, Golkar Flotim Menyatu di Oyang Barang

flotim misa oyang barang

LARANTUKA kabarntt.id—Sudah 40 hari korban banjir bandang di Adonara, Flores Timur meninggal dunia disapu banjir. Mendoakan dan mengenangkan para korban itu, pengurus DPD II Golkar Flores Timur menyatu dengan keluarga korban menyelenggarakan perayaan ekaristi di Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado, Jumat (14/5/2021) malam.

Perayaan ekaristi (misa) 40 hari ini dihadiri ratusan keluarga korban, warga, juga simpatisan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dari Golkar, hadir Ketua DPD Golkar Flotim, Yosep Sani Betan, ST, bersama jajaran pengurus, Ketua AMPG Flotim,  Masri Kerans, Ketua Kosgoro Flotim, Ryan Teluma.

Dari  pemerintah hadir Kadis Perumahan Rakyat Flotim, Eduard Fernandez, Kepala BPBD Flotim, Alfons Betan, Camat Wotan Ulumado, Silvester Diaz.

“Ini momentum penghargaan dari para korban, masyarakat dan Pemerintah Desa Oyang Barang untuk kita semua yang diundang hadir. Kita semua telah diterima dan diakui sebagai bagian dari keluarga mereka. Kita juga sudah sepantasnya menjadikan mereka sebagai bagian dari keluarga kita juga. Bencana ini juga memberi makna positif untuk kehidupan kita selanjutnya dalam nuansa cinta kasih dan persaudaraan sejati,” kata Nani Betan, sapaan Yosep Sani Betan, kepada rombongan sebelum menyeberang ke Adonara membawa rombongan.

Nani Betan dalam sambutannya usai misa mengajak warga  untuk bangkit kembali menata kehidupan pascabencana.

Nani meminta warga tidak mempersoalkan siapa, pihak mana yang lebih berperan membantu masyarakat setelah bencana.

“Tanggal 5 April (sehari setelah bencana—Red) saya tiba di sini. Ketika itu saya katakan tidak perlu kita salahkan siapa pun,  siapa yang lebih cepat, siapa yang kurang dalam penanganan bencana. Kita hadir dalam satu panggilan aksi sosial, kita konsentrasi dengan apa yang kita punya. Tidak usah kita salahkan pemerintah atau pihak lain. Kita konsentrasi dengan panggilan utama kita untuk bantu warga terdampak,” kata Nani, mantan Ketua DPRD Flotim ini.

Pos terkait