JAKARTA kabarntt.id —Ini kabar gembira untuk PNS/ASN. Pemerintah menaikkan gaji berikut tunjnangan PSN terhitung mulai 1 Agustus 2022.
Presiden Joko Widodo, sebagaimana dirilis dari tribunnews.com, telah menyetujui kenaikan gaji dan tunjangan PSN/ASN tersebut.
Sedangkan besaran gaji CPNS masih merujuk pada PP Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Sepanjang CPNS belum ditetapkan menjadi PNS besaran gaji yang dibayarkan hanya 80 persen dari total besaran gaji PNS. Hal tersebut merujuk Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 9 Tahun 2012.
Berikut besaran gaji PNS dan rincian tunjangannya :
Golongan I :
I a: Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
I b : Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
I c : Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
Id : Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500
Golongan II
II a : Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
II b : Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
II c : Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
II d : Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000
Golongan III
III a : Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400
III b : Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
III c : Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
IIId : Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000
Golongan IV
IV a: Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
IV b : Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
IVc: Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
IVd: Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
IV e : Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200
Tunjangan PNS
Selain gaji pokok,PNS juga mendapatkan sejumlah tunjangan.
Berikut rinciannya :
- Tunjangan kinerja
Dari sejumlah tunjangan yang ada, yang nominalnya paling besar biasanya adalah tunjangan kinerja atau tukin. Besaran tukin berbeda-beda, bergantung kelas jabatan maupun instansi tempat PNS bekerja.







