OELAMASI kabarntt.id—Dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Kupang, Selasa (22/11/2022), digelar acara pertemuan orientasi pembentukan dan peningkatan kapasitas gerakan Sscaling Up Nutrion (Gerakan Sun), yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Pandapotan Siallaga, dengan didampingi Wakil Direktur Nutrition International, Rozy Afrial Jafar, dan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kupang, Theresia Ili.
Acara ini diinisiasi oleh Nutrition International dan Save The Children melalui program BISA (Better Investment For Stunting Alleviation) dalam membantu Pemerintah Kabupaten Kupang untuk pencapaian tujuan strategis penurunan prevalensi stunting.
Di awal sambutannya, Pandapotan Siallagan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Nutrition International dan Save The Children yang telah melaksanakan kegiatan ini.
Gerakan Scaling Up Nutrion (SUN), jelas Pandapotan, sejalan dengan inisiatif percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan oleh pemerintah yaitu gerakan nasional percepatan perbaikan gizi yang ditetapkan melalui Perpres No.42/2013.Gernas-PPG yang berfokus pada koordinasi upaya pemerintah untuk mencegah dan mengurangi stunting dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
Pandapotan melanjutkan, sesuai target RPJMD Kabupaten Kupang hingga tahun 2024 diharapkan stunting turun pada angka 9,3 persen.
“Untuk mencapai target tersebut, kita semua dituntut untuk bekerja secara optimal. Seluruh stakeholder yang terlibat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dunia akademik, organisasi profesi, lembaga mitra dan unsur-unsur terkait lainnya untuk satukan pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, serta bersama-sama dalam tugas dan fungsinya mengambil peran dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kupang,” harapnya.







