Di sela-sela pemantauan Hadjoh minta kepada PD Pasar dan Lurah Fatubesi segera mengimbau para pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan, agar pindah ke lapak yang telah disiapkan.
Lurah juga, menurutnya, perlu memberikan pemahaman kepada para pedagang dan warga di kompleks pasar, dengan kondisi saat ini jika terjadi kebakaran atau ada warga yang sakit berat dan membutuhkan pertolongan, mobil pemadam kebakaran atau ambulans akan kesulitan masuk karena tidak ada akses jalan.
Kepada Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Hadjoh meminta untuk segera menganggarkan pekerjaan jalan di dalam kompleks pasar.
Hadjoh yang juga Ketua Gerakan Peduli Sampah Provinsi NTT minta Lurah Fatubesi untuk mengerahkan warga serta pedagang untuk kerja bakti bersama membersihkan pasar dari sampah.
Kepada PD Pasar Hadjoh juga minta untuk menata parkiran secara baik serta memanfaatkan ruang kosong di luar pasar sebagai lahan parkir, untuk mencegah kemacetan di dalam pasar.
Ditambahkannya, dalam waktu dekat Pemkot akan menghimpun paguyuban para pedagang pasar serta menggandeng pihak perbankan untuk menjadi Bapa Angkat bagi paguyuban pedagang yang akan membantu mereka membangun kamar mandi umum dengan standar hotel bintang 3, untuk kenyamanan para pedagang di pasar dan nantinya akan dikelola oleh PD Pasar.
Di penghujung pemantauan, Hadjoh minta Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan masuk pasar yang selama ini rusak dan membahayakan pengguna kendaraan roda dua yang masuk dan keluar pasar. (pkp_ans)







