Pelaku Pariwisata Demo Tolak Harga Tiket Masuk Komodo

mabar demo tnk
Massa pendemo menggelar aksi demo di Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (18/7/2022)

LABUAN BAJO kabarntt.id—Rencana pemerintah menaikkan harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat  yang mencekik memicu  demo pelaku pariwisata, Senin   (18/7/2022).

Aksi demo di Kantor Bupati Manggarai Barat yang dihadiri sejumlah asosiasi pariwisata dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo itu  menolak kenaikan harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) yang dinaikkan menjadi Rp 3.750.000.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebelum massa aksi memasuki Kantor Bupati Manggarai Barat sempat terjadi kericuhan akibat aksi saling  dorong antara para pendemo dengan jajaran  Satpol PP Manggarai Barat.

Para pendemo menolak kenaikan harga tiket yang mencekik itu. Harga tiket masuk itu di luar bayangan.

Dampak kenaikan itu bakal  memukul pendapatan masyarakat Pulau Komodo yang sebagian besar bergelut di sektor pariwisata.

“Jika hal tersebut tidak diindahkan, kami akan memboikot TNK, khususnya di Pulau Komodo. Alasan karena 90 persen pariwisata dan itu akan berdampak,” kata seorang pendemo.

Para pendemo meminta  Bupati Manggarai Barat menemui mereka untuk beraudiensi. Mereka juga meminta Bupati Manggarai Barat bertanggung jawab atas pernyataannya di berbagai media yang menyatakan setuju dengan kenaikan harga tiket di kawasan TNK.

“Kau pernah sampaikan di media bahwa setuju dengan kenaikan tiket, tapi kau tidak mau menemui kami di sini. Ayo turun,” kata Ketua Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai barat (FORMAPP-MABAR), Rafael Todowela.

Rafael mengatakan, penetapan kebijakan tersebut tidak tepat  ketika  pariwisata perlahan hidup dan  bergeliat  pasca pandemi covid.

Pos terkait