Penjabat Wali Kota Kupang Buka Aksi 5 dan Aksi 6 Percepatan Penurunan Stunting

IMG 20241025 WA0012

Sementara itu, Aksi 6 berfokus pada penguatan manajemen data terkait stunting untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang dilaksanakan berbasis pada data yang akurat dan mutakhir.

Linus Lusi juga menekankan pentingnya peran camat, lurah dan perangkat daerah terkait dalam keberhasilan program penurunan stunting ini. “Camat dan lurah harus memastikan bahwa kader yang terlibat dalam program ini berfungsi secara optimal dan menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

S1Ia juga menekankan pentingnya data yang akurat untuk merencanakan intervensi yang tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut Linus juga meluncurkan program inovasi “Sepe Punggawa” yang diprakarsai oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kupang, drg. Francisca Johana Ikasasi.

Dijelaskannya program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di tingkat kelurahan melalui pendekatan multidimensi yang mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Fokus utama program ini adalah pemberdayaan masyarakat lokal, pelestarian budaya, dan pembangunan.

Tujuan dari inovasi ini adalah untuk memenuhi tuntutan organisasi, yaitu meningkatkan kesehatan keluarga, meningkatkan pendidikan dan pengetahuan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitarnya.

Pos terkait