“Untuk itu saya mengklarifikasi bahwa apa yang saya katakan adalah khusus untuk identitas ke-6 pendemo yang datang berdemo di ruang DPRD untuk menyatakan sikapnya menuntut saya turun dari jabatan Ketua DPRD Kota Kupang,” katanya.
Yes memohon maaf kepada seluruh umat yang sudah dilukai dengan rekaman yang beredar tersebut.
“Sebagai pimpinan, Ketua DPRD Kota Kupang saya menyatakan secara pribadi dan sebagai Ketua DPRD Kota Kupang, keluarga memyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan umat Katolik mulai dari Bapak Uskup, pastor dan para tokoh etnik suku umat Flores dan segenap umat Katolik apabila yang terpuklikasikan oleh seseorang di medsos adalah sebuah kekeliruan,” serunya.
Hadir dalam jumpa pers tersebut, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang, Adi Tali dan Gusti Beribe, salah seorang pengurus DPD PDI NTT.
Yes tidak membuka sesi dialog dengan para wartawan yang hadir. (np)







