Secara rinci dia menjelaskan di Desa Mata Air ada 8 seksi dan kelompok kerja Kampung KB semuanya berfungsi. Beberapa terobosan baru dan inovasi yang diciptakan dia adopsi dari daerah lain di luar NTT.
“Membangun Kampung KB tidak hanya dari Dana Desa, namun juga harus punya inovasi untuk menekan angka stunting dan menumbuhkan hasil produksi masyarakat dan peningkatan ekonomi. Untuk mewujudkan itu mereka tidak bekerja sendiri namun menggandeng LSM atau NGO untuk bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dari sisi keluarga yang berkualitas,” ujarnya.
Turut hadir pada kegiatan ini, Perwakilan Kemendagri dan Kementerian Kesehatan, Kepala Perwakilan BKKBN Pusat, Roro dan tim, pimpinan OPD terkait se-Provinsi NTT, salah satunya Kadis BKKBN Kabupaten Kupang, Yesay Lanus, dan Kepala RSKK Maria Sau, Camat Kupang Tengah Rudolf Talaan, Ketua Pokja Kampung KB Desa Mata Air Matheos Henuk serta para peserta lainnya. (prokopim kupang)







