“Saya hadir hari ini untuk menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, Forkopimda, sektor swasta, dan seluruh pihak di NTT yang sudah menjalankan program pemerintah pusat,” katanya.
Ribka menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari angka, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menyebut pemerintah dan sektor swasta merupakan dua kekuatan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam konteks NTT, capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01 persen (yoy) dinilai menjadi perkembangan positif.
“Dalam kemajuan daerah ada dua hal yang penting, yaitu mesin pemerintah dan sektor swasta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Kita ketahui bersama bahwa NTT dalam data Kemendagri dan BPS sudah mencapai pertumbuhan yang luar biasa. Kita patut berbangga bahwa dengan tantangan topografi NTT ada pembangunan yang luar biasa dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik,” ujarnya.
Namun Ribka mengingatkan masih terdapat pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya terkait kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
“ASN harus memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat bagi masyarakat. Di samping itu masih terdapat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Bersama kita pastikan agar kemiskinan dan kemiskinan ekstrem dapat diturunkan lagi melalui komitmen bersama,” tegas Ribka.
Ribka mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif membuka ruang investasi melalui inovasi dan kemudahan pelayanan, termasuk perizinan. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.







