”Partai Golkar sudah membuka ruang sangat besar kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan gagasan dan praktek cerdas untuk melawan Covid-19. Kita berharap agar sayembara ini tidak habis di kertas, tetapi bisa dipakai sebagai praktek-praktek cerdas untuk melawan Covid-19. Dalam suasana bencana seperti ini, tidak bisa kita menyerahkan tanggung jawab hanya kepada dinas tertentu. Semua masyarakat sangat diharapkan ikut berpartisipasi. Dan Partai Golkar sudah membuka ruang itu,” ungkap Dr. Mery Kolimon.
Mirip dengan Mery Kolimon, Rudi Rohi, staf pengajar FISIP Undana Kupang juga menyatakan apresiasi atas sayembara ini. “Sayembara ini luar biasa. Sayembara ini sebenarnya mau mengisi ruang kosong yang tidak bisa dilakukan pemerintah. Ruang kosong ini diisi oleh masyarakat melalui sumbangan gagasan dan pikirannya,” kata Rudy.
Selain memberi apresiasi kepada Partai Golkar NTT, Profesor Dr. Frans Salesman, bahkan menegaskan niatnya untuk mencoba menulis praktek-praktek dan ide-ide cerdas yang disumbangkan masyarakat dari sayembara ini di jurnal internasional.
Sementara Dr. Marius Jelamu, Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 NTT, mengatasnamai Pemda NTT menghaturkan limpah terima kasih kepada Partai Golkar NTT atas sayembara ini.
“Dengan sayembara ini, masyarakat melalui gagasan dan praktek cerdasnya sudah membantu pemerintah dalam program pembangunan di bidang kesehatan. Atas nama Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, kami menyampaikan terima kasih berlimpah atas sayembara ini, dan juga kepada para peserta yang sudah menyumbangkan gagasannya,” kata Marius Jelamu yang juga Karo Humas dan Protokol Setda NTT ini.







