KUPANG kabarntt.id—Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi, Rabu (29/12/2021), mengukuhkan dan melantik beberapa pejabat untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintahy Provinsi NTT.
Di antara sejumlah pejabat itu, dua di antaranya adalah perempuan yang dipercayakan menduduki jabatan baru. Keduanya adalah Prisila Q. Parera, SE yang dipercayakan menjadi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT dari jabatan sebelumnya Kepala Bagian Protokol Pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Selain Prisila, perempuan yang juga dilantik adalah Dra.Bernadeta Meriani Usboko, M.Si menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT. sebelumnya Usboko adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, dalam sambutannya mengatakan, setiap jabatan yang dimiliki harus ditandai dengan kinerja untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.
“Memiliki suatu jabatan itu tidaklah mudah. Pemilihan terhadap suatu jabatan memang ditentukan pada performance appraisal dan personal appraisal. Maka dari itu kinerja kita harus ada output dan outcome yang berguna bagi provinsi ini. Harus ada manfaatnya bagi banyak orang,” kata Nae Soi.
“Jabatan yang diemban itu bukan semata milik kita sendiri, itu adalah berkah dari Sang Pencipta bagi kita dengan memiliki tanggung jawab sesuai amanatnya. Hidup kita ini adalah milik pencipta dan kita hanya pada hak guna pakai. Maka harus menggunakan jabatan sesuai dengan pelayanan kinerja bagi orang lain dan daerah,” ujar Nae Soi.
Lebih lanjut Nae Soi mengatakan, sejauh ini sudah ada perubahan mindset dari para ASN, bukan lagi melakukan garapan tetapi melakukan kerja. Oleh sebab itu saat ini dibutuhkan kiat-kiat, strategi, taktik dan dibutuhkan kerja sama yang luar biasa.
“Kalau kita memaknai perjalanan saya dan Bapak Gubernur yang tersisa dua tahun ini, dibutuhkan keberlanjutan dalam pembangunan, meskipun saat ini memang kita sudah bangkit, namun kita mesti memenuhi apa yang dinamakan dengan sejahtera,” tambahnya.
“Kita juga dituntut untuk aset-aset kita harus diberdayakan. Lahan harus dimanfaatkan jangan dibiarkan begitu saja, kita harus aktif kelola lahan kita dengan baik. Juga sektor pariwisata sebagai prime mover pembangunan, sektor peternakan, pertanian, kelautan yang harus kita kembangkan dengan lebih maksimal,” jelasnya.
“Saya juga meminta kita semua untuk tetap bergandengan tangan. Kami sangat mengharapkan di sisa dua tahun kepemimpinan kami ini bisa ada perubahan dan loncatan yang lebih baik untuk memajukan daerah dan masyarakat yang sejahtera. Bekerjalah dengan hati yang bergembira. Tantangan apapun harus dilalui dengan hati yang gembira,” pintanya.
Para pejabat yang dikukuhkan dan dilantik yakni :







