“Labuan Bajo sebagai daya tarik utama yang memberikan dampak pembangunan bagi NTT khususnya Pulau Flores. Kita juga akan siapkan security system yang baik sesuai standar keamanan internasional, baik di darat, udara sampai jaringan bawah laut agar dapat memantau dan menjaga semua aset yang kita miliki. Saya juga menjamin segala urusan perijinan akan dipermudah tanpa proses yang berbelit-belit atau menghambat,” ujar Gubernur VBL.
Di akhir arahannya Gubernur VBL mengatakan, Pemprov NTT terbuka dalam kerja sama pada setiap bidang yang tentunya mesti secepat mungkin untuk direalisasikan.
“Ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan antara Pemprov NTT dan Jabar dalam bentuk kerja sama, mulai dari pengembangan pariwisata, peningkatan SDM, hingga industri pengolahan yang tentunya dapat menguntungkan kedua belah pihak,” ungkap Gubernur VBL.
Sementara itu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar, Dedi Taufik, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemprov NTT dalam menggenjot berbagai sektor terutama sektor pariwisata sehingga berdampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
“Apa yang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur lakukan dalam bidang pariwisata sungguh luar biasa. Hal itu membuat kami ingin berkesempatan bergabung melalui investor kami, sehingga kami juga ingin terlibat langsung dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo. Ini juga akan jadi laporan kami kepada Pak Gubernur Jabar, Ridwan Kamil selaku pimpinan kami agar mengarahkan kami bergerak cepat untuk merealisasikan semua yang sudah kami rencanakan,” kata Taufik. (humas ntt ntt/den)







