Kehadiran kantor fungsional Bank NTT, kata Alex, salah satu fungsi intermediasinya adalah menyalurkan kredit pada sektor UMKM.
“Pandemi telah membuktikan bahwa UMKM telah teruji memiliki daya tahan, daya tumbuh dan daya saing untuk menopang pembangunan ekonomi di Kabupaten Ende, Provinsi NTT, bahkan Indonesia. Kehadiran bank ini bagi pemerintah memiliki dua fungsi yaitu fungsi untuk mengendalikan dan fungsi untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi dan kekuatan ekonomi,” katanya.
Bagi masyarakat, kata Alex, kehadiran kantor fungsional Bank NTT adalah pendekatan pelayanan dalam jasa perbankan. Demikian juga dalam dunia usaha, tentu kehadiran bank di sebuah wilayah akan sangat membantu dalam mengakses keuangan.
“Pembangunan akan berjalan dengan baik jika ada kolaborasi dan partisipasi semua pihak dalam memanfaatkan berbagai potensi yang ada dalam sebuah daerah,” pungkas Alex.
Alex menjelaskan, dengan diresmikannya kantor fungsional Bank NTT Moni, maka sudah ada 222 jaringan Bank NTT untuk seluruh wilayah NTT. Sementara untuk wilayah Kabupaten Ende, kantor fungsional Bank NTT Moni adalah jaringan yang ke-14.
“Kita memiliki tekad yang kuat agar Bank NTT akan hadir di setiap titik yang potensional untuk membantu akselerasi gerakan kebangkitan NTT menuju sejahtera. Hal ini akan tercapai apabila semua pihak, yakni masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan perbankan bersama-sama bekerja keras dan bekerja cerdas sehingga apa yang menjadi mimpi bersama yakni NTT Bangkit, NTT sejahtera akan tercapai,” tutup Alex.







