LABUAN BAJO kabarntt.id–Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), baru saja melangsungkan musyawarah cabang sekaligus pelantikan BPC HIPMI periode 2021-2024 yang berlangsung di Labuan Bajo, Rabu (15/12/2021).
Adapun susunan kepengurusan baru di antaranya Ketua Umum BPC HIPMI Mabar, Christo Mario Y Pranda, Sekretaris Umum, Agung Afif, dan Bendahara Umum, Rachmat Julio.
“Kami terpilih dari hasil seleksi musyawarah Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI dan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Daerah NTT,” ucap Pranda.
Karena itu, Pranda menyampaikan apresiasinya kepada pengurus pusat dan Provinsi NTT serta seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan musyawarah dan pelantikan tersebut.
Pranda berpesan akan melakukan berbagai terobosan guna membantu peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Mabar. Selain itu, dia juga berkomitmen untuk melakukan sinergitas dengan pengurus HIPMI Pemprov NTT agar kiprah HIPMI Mabar semakin besar.
“Terutama dalam meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan menciptakan pengusaha-pengusaha muda lainnya,” katanya.
Hal tersebut dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Jokowi yang fokus pada peningkatan UMKM Indonesia.
“Sesuai juga dengan Ketua Umum yang fokus peningkatan UMKM di daerah,” tambah Pranda.
Oleh karena itu, kata Pranda, pihaknya berjanji akan menggali berbagai potensi masyarakat untuk dikembangkan. Selain itu, berbagai potensi lokal baik pariwisata, kuliner dan produk UMKM lainnya juga digali sehingga bisa mendunia.
“Apalagi saat ini Labuan Bajo disematkan menjadi kawasan pariwisata super premium. Karena itu harus maksimalkan seluruh potensi yang ada. Juga membuka peluang dan membuka ruang bagi siapapun yang ingin berkolaborasi bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Bendahara Umum BPC HIPMI Mabar, Rachmat Julio, menilai, keberadaan HIPMI Mabar adalah kesempatan bagi masyarakat untuk membangun sinergitas dalam mengembangkan dan peningkatan ekonomi kerakyatan. Apalagi potensi Mabar sangat luar biasa.
“Ini menjadi momentum bagi HIPMI untuk bangkit bersama masyarakat, apalagi yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini,” kata Julio sapaan akrabnya.
Lebih lanjut pengusaha muda travel agent dan properti tersebut mengatakan, dirinya sangat merasakan dampak pandemi Covid-19. Terutama merasakan beratnya bertahan dan bangkit dalam situasi tersebut. Namun dirinya berharap kolaborasi bersama maka semuanya akan mudah.
“Kita memasuki zaman di mana kita harus berkolaborasi. Kita punya aset kekayaan alam dan budaya yang tak ternilai harganya. Kita punya semuanya, kita kaya akan keragaman. Pesona dan kekayaan alam, keragaman budaya kita tak tertandingi lagi,” tambah pemilik AnjaniTrip itu.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris BPC HIPMI Mabar, Agung Arif, mengajak anak muda Manggarai Barat membuka diri untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada.
“Dengan harapan melalui keterlibatan semua pihak dapat terbentuk ekosistem ekonomi kreatif yang paten, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (obe)







