
Sementara Ketua Puskobdit Pusat, Joko Sosilo, secara virtual menjelaskan dari semua sistem keuangan Kopdit Swasti Sari tidak ada satu pun yang cacat dan semuanya baik.
Capaian ini, kata Joko, adalah satu hasil dan perstasi yang cukup membanggakan. Salah satu tujuan koperasi juga dapat mensejahterkan masyarakat dan Swasti Sari juga mampu menjadi koperasi yang mensejahterakan masyarakat dengan baik lewat program-program yang sangat bermanfaat.
“Dengan kerja yang cukup baik ini, saya dapat pastikan di tahun buku 2022 aset Kopdit Swati Sari akan terlampau. Ini terjadi karena kerja baik dari seluruh elemen yang ada di koperasi ini, sehingga ini memang menjadi jaminan kepercayaan untuk anggota dan masyarakat luas, kerja jujur dan kerja baik,” jelas Joko.
Joko berharap agar Swasti Sari tetap berkontribusi penuh terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Dengan tumbuhnya koperasi di Indonesia secara signifikan, maka kami yakin bahwa kesejahteraan masyarakat dapat tercapai dengan baik,” kata Joko.
Sedangkan Menteri Koperasi dan UMKM, melalui Asisten Deputi Bidang Pengawasan Koperasi, Suparyono, SH, MM, mengatakan koperasi milik anggota sehingga pengawasan dan pengelolaan koperasi harus betul-betul diawasi oleh anggota itu sendiri. Jika sudah terjadi demikian maka koperasi tersebut akan berjalan dengan baik an mencapai tujuannya.
“Saya sangat berharap kepada pengurus dan pengawas agar betul-betul menjalankan fungsi pengawasan yang sudah diamanatkan oleh anggota, sehingga perjalanan dan tujuan koperasi selama ini harus benar-benar dalam koridor perkoperasian dan dapat berjalan secara transparan,” jelas Suparyono.
Sebelum membuka acara RAT dengan resmi, Suparyono juga mengapresiasi Swasti Sari karena meskipun di tengah masa pandemi, perkembangan aset meningkat cukup baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Kopdit Swasti Sari karena tetap bertumbuh di tengah pandemi dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di NTT maupun di Indonesia. Semoga tetap menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” tandas Suparyono.
Kegiatan RAT ini diikuti oleh perwakilah dari 28 kantor cabang, para mitra dan undangan. Acara ini berjalan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Kupang terbilang tinggi. (np)







