Di Kupang, Program TJPS Diimplementasikan Melalui Revolusi 5P

kab kpg fgd
Bupati Kupang, Korinus Masneno, memberi sambutan membuka FGD di Hotel Sotis Kupang, Selasa (7/9/2022)

OELAMASI kabarntt.id—Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bekerja sama dengan PT. Superintending Company of Indonesia (SCI) menggelar acara Focus Group Discussion penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan pada sektor sumber daya alam agribisnis peternakan sapi pedaging (potong) Tahun 2022, bertempat di Hotel Sotis Kupang, Selasa (6/9/2022).

Kegiatan FGD ini dibuka oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno. Dalam sambutannya, Bupati Masneno menerangkan bahwa program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang dicanangkan oleh Gubernur NTT telah ditindaklanjuti oleh Kabupaten Kupang melalui gerakan Revolusi “5P” yaitu suatu program pengembangan ekonomi kerakyatan yang memaksimalkan keunggulan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Kupang di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Bupati Maseno melanjutkan, khusus untuk peternakan tahun 2021 tercatat penambahan populasi ternak sapi sebanyak 21.800 ekor. Jumlah ini menambah populasi yang ada sehingga posisi Februari 2022 jumlah sapi yang ada di Kabupaten Kupang menjadi 322.791 ekor yang tersebar di 24 kecamatan. Adapun kerbau sebanyak 2.245 ekor dan kuda sebanyak 5.115 ekor.

Bupati Masneno juga mengatakan, hambatan utama di Kabupaten Kupang adalah kurangnya ketersediaan pakan dan mutu genetik sapi yang rendah akibat in-breeding serta pola budidaya pengembangan sapi yang masih bersifat tradisional.

“Saat ini kami memberlakukan skema kemitraan dengan masyarakat, di mana program pemberdayaan diberikan kepada 127 kelompok tani dan ternak. Kami telah mengubah pola yang lama berupa pemberian anakan menjadi pemberian benih/bibit. Benih lamtoro terambah inilah yang nantinya akan ditanam sendiri oleh kelompok-kelompok tani dan ternak yang ada,” urainya.

Pos terkait