Hadiri RAT, Gubernur Melki Ajak Kopdit Swasti Sari Bangun Ekonomi Masyarakat

GUBERNUR SWASTISARI
Gubernur Melki Laka Lena didampingi GM Swasti Sari Imelda Anin (kiri) dan Ketua Kopdit Swati Sari Lambertus Tukan (kanan)

Wakil Ketua Umum DPP Golkar itu juga mendorong Kopdit Swasti Sari mendukung Program One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk unggulan serta Gerakan Beli NTT. Hal tersebut agar koperasi juga dapat memaksimalkan potensi yang ada di desa-desa serta juga mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produksi barang atau jasa lokal hingga nantinya dapat masuk dalam pasar domestik.

Sementara itu, Laporan Ketua Pengurus KSP Pengurus Kopdit Swasti, Lambertus Tukan, menjelaskan capaian Kopdit Swasti Sari di antaranya pertumbuhan anggota saat ini mencapai 205.854 anggota, dan mempekerjakan 535 karyawan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Selain itu Swasti Sari juga memiliki pertumbuhan modal mencapai Rp 217.728.855.978 dan memiliki aset senilai Rp 1.194.748.641.197 serta Sisa Hasil Usaha Rp 17.313.462.603 dan NPL (Non Performing Loan/kredit bermasalah) 2,18 %.

Lambert juga mengatakan, hasil audit menunjukkan Kopdit Swasti Sari pada Tahun Buku 2024 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ketua Puskopdit BK3D Timor, Dominggus Wara Sabon mengungkapkan koperasi harus berjalan dengan profesional bertanggung jawab serta memiliki komitmen dan taggung jawab dari setiap pengurus.

”Manajemen dalam koperasi harus diisi oleh SDM yang baik dan handal yang mampu mengelola sistem, saling menghormati, jangan saling mencurigai, mampu mencari solusi terhadap masalah, serta komit dan bertanggung jawab untuk mengurus koperasi,” ujar Dominggus.

Hadir pada RAT itu ratusan anggota Kopdit Swasti Sari, GM Swasti Sari, Imelda Anin,  para pengurus dan pengawas.  (biro ap setda ntt/meldo nailopo/dio cCeunfin/riky nengga)

Pos terkait