KUPANG kabarntt.id—Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, menyatakan salut dan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan kerja cerdas yang ditunjukkan melalui kolaborasi antara Kadin NTT dengan Bank NTT untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kata Arsjad, adalah basis perekonomian paling penting yang menjadi potensi unggulan bangsa. Dan sektor ini tak tergoyahkan walaupun terjadi resesi atau pandemi seperti belum lama ini.
Saat ini sejumlah negara sedang berada dalam kondisi terpuruk, tak terkecuali Indonesia. Beruntung, Indonesia ditopang oleh sektor UMKM. Inilah rahasia perekonomian Indonesia tetap survive walaupun negara lain goyah fondasi ekonominya.
“Fondasi ekonomi Indonesia akan kuat apabila UMKM-nya kuat. Sekarang ini bayangin saja, populasi pengusaha kita hanya sekian persen. Biasanya 12-15 persen. Nah yang harus disuport adalah pengusaha UMKM. Itulah fondasi kita. Dan UMKM-lah yang saat ini berkontribusi baik pada pendapatan negara, dan mereka suplai tenaga kerja yang banyak sekitar 90 persen. Jadi penting sekali kita perkuat UMKM,” tegas Arsjad.
Masih menurutnya, saat ini negara-negara di dunia sedang dalam konisi yang kurang baik pertumbuhan ekonominya. Sedang ada perang dagang terselubung. Apalagi dunia sedang dilanda konflik perang.
“Makanya saya bangga sekali atas kolaborasi ini (antara Kadin NTT dan Bank NTT). Saya bilang ini luar biasa, walaupun belum pelantikan saja sudah melaksanakan banyak aksi. Nah, ini sudah kelihatan selama ini. Dan Kadin menggandeng sektor perbankan. Makanya saya bilang ini harus gotong-royong,” ujar Arsjad yang kedatangannya ke Kupang bersama Pangkostrad Mayjen Maruli Simanjuntak dan Danjen Kopassus, Brigjen Iwan Setiawan, serta Irjen TNI (Purn) Dr. (HC) Doni Monardo, untuk sejumlah kegiatan itu.







