Sukur mengatakan, kehadiran Kopdit Swasti Sari dapat mengurangi rentenir-renternir yang selama ini sudah semakin banyak di wilayah Lembor.
“Kopdit Swasti Sari juga mengambil anggota dari pengusaha kecil dan menengah di Pasar Lembor. Dengan demikian para rentenir tidak akan berkembang ke depan,” kata Sukur.
Peresmian Kantor Kas Wae Nakeng itu disambut positif warga dan anggota Kopdit Swasti Sari.
Salah seorang anggota Kopdit Swasti Sari, Siti Rofiah, mengatakan, dirinya sudah bergabung dengan Swasti Sari sejak tiga tahun lalu.
“Saya memilih Koperasi Swasti Sari karena bunga punjaman sangat rendah. Koperasi Swasti Sari juga memiliki dana asuransi kematian yang sangat membantu keluarga duka,” kata Siti.
Sejak berdiri tahun 1989 lalu, Kopdit Swasti Sari telah memiliki 24 kantor cabang dan 66 kantor kas.
Sejauh ini sudah 120 ribu orang yang bergabung dengan Kopdit Swasti Sari. Selain NTT, Kopdit Swasti Sari juga sudah menyebar hingga ke Provinsi Bali. Jumlah karyawan Kopdit Swasti Sari sebanyak 300 orang. (pia)







