“Harga telur dan ayam pun masih tetap meski sudah memasuki Hari Raya Paskah dan Idul Fitri. Tidak hanya beras, harga minyak goreng dan gula juga relatif masih di atas tergantung harga yang didapat dari agen,” jelas Asty.
Sementara itu penjual ayam dan telur di Pasar Oesao, Baharudin atau yang akrab dipanggil Paman Aco mengatakan harga telur dan ayam tergantung ukuran.
“Namun tidak mengganggu harga pasar karena harganya tetap stabil mulai dari Rp. 60.000 hingga Rp. 150.000,” kata Paman Aco.
Dia menjelaskan, para pedagang ayam dan telur mengambil stok ayam tidak hanya dari kupang, melainkan dari Atambua hingga Nagekeo untuk memenuhi kebutuhan dan kualitas ayam dari Kupang yang masih tergolong lebih kecil.
Pada kesempatan itu juga, Bupati Kupang Korinus Masneno mengunjungi terminal di dalam Pasar Oesao.
Dia mengatakan, dengan penataan dan penertiban arus transportasi yang intensif melalui Dinas Perhubungan arus kendaraan masuk keluar Oesao bisa berjalan baik dan menghindari kemacetan yang dapat menganggu lalu lintas di jalan Timor Raya.
Turut hadir bersama Bupati Kadis Perindag Kristian Koroh. Kadis Pertanian Amin Juariah, Camat Kupang Timur Denny Tadoe. Kabag Ekonomi Setda Joppy Nau, Kabag Protokol Beni Selan dan Lurah Oesao Sigit Manafe. (nh/prokopimda kabupaten kupang)







