Penutupan Expo Alor Dipercepat Dua Hari

Alor Exo Alor Ditutup leibh cepat

“Jika ada hal-hal yang terjadi sejak malam pertama hingga besok (Kamis, 1/10/2020) malam, terdapat kekurangan dan keterbatasan, maka saya mohon maaf. Kalau ada hal-hal yang positif maka harus diapresiasi dan diberi motivasi untuk lebih maju lagi pada Expo Alor di tahun-tahun mendatang,” tandas Djobo.

Lebih lanjut Djobo menegaskan bahwa kalau ada pejabat yang berbicara di luar bahwa Expo Alor XIV itu ditolak atau dibatalkan oleh fraksi-fraksi di DPRD Alor, maka informasi itu tidak benar.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Djobo, ada sekitar tujuh dari delapan fraksi di DPRD Alor yang saat menyampaikan pendapat akhir terkait Perubahan APBD Kabupaten Alor Tahun Anggaran (TA) 2020 menyarankan agar Expo Alor ke XIV ditunda, bukan dibatalkan.

“Ada delapan Ranperda (Rancangan Peraturan Saerah), termasuk Ranperda Perubahan APBD TA.2020 yang telah dibahas oleh pemerintah dan DPRD sehngga dalam pendapat akhir fraksi, semua fraksi menerima kedelapan Ranperda tersebut untuk diasistensi ke Pemerintah Propinsi NTT sehingga tidak ada persoalan,” tegas Djobo.

Ditanya wartawan mengenai total dana yang digunakan untuk membiayai pelaksanaan Expo Alor XIV dan Alor Karnaval VII Tahun 2020, Djobo mengatakan sekitar Rp 500 juta setelah refocusing anggaran karena Covid-19.

Dia mengaku tetap mengambil kebijakan pelaksanaan Expo Alor karena prinsipnya ekonomi Alor harus tumbuh, ekonomi lokal terus maju sehingga masyarakat sejahtera. (lik)

Pos terkait