Pertumbuhan Ekonomi NTT Positif 0,92

NTT Ekonomi NTT positif

Oleh karena itu, pemerintah memberikan berbagai kebijakan guna Pemulihan Ekonomi Nasional, dimana ada Peraturan Pemerintah Nomor 23/2020 dengan beberapa poin yang diatur. Beberapa UMKM belum mengetahui fasilitas tersebut sehingga perlu ada komunikasi yang baik dari penyalur dana.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, Robert HP Sianipar, menjelaskan tentang peran OJK dan pengembangan sektor jasa keuangan dalam masa pandemi Covid-19.  Menurut Robert, kondisi sektor keuangan Provinsi NTT stabil dan positif, dimana pertumbuhan perbankan NTT di triwulan II sedikit lebih baik dibanding nasional.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Robert menyebut beberapa sektor yang memberikan pertumbuhan positif, seperti pertanian, jasa perorangan rumah tangga, industri pengolahan, kesehatan, perdagangan, transportasi dan komunikasi, serta pembelian alat rumah tangga.

Beberapa sektor yang tidak mengalami pertumbuhan adalah pembelian kendaraan bermotor, pembelian ruko/rukan, konstruksi, dan administrasi pemerintah.

“Data ini kami sajikan untuk kemudian sektor keuangan khususnya perbankan bisa berdiskusi dengan pelaku usaha di sektor riil untuk bagaimana mengakselerasi pertumbuhan ekonomi agar menjadi lebih baik di triwulan ketiga,” kata Robert.

Sementara  Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Timur (BI KPw NTT), I Nyoman Ariawan Atmaja, juga mengungkapkan kebijakan Bank Indonesia berupa pelonggaran di antaranya pembelian surat utang baik pasar primer maupun sekunder. Selain itu, BI juga telah mengampanyekan transaksi non tunai dan sosialisasi keuangan digital, serta beberapa hal lain.

Pos terkait