“Kerja sama segitiga emas antara Kupang-Dili-Darwin, khusus di bidang perekonomian akan mendapatkan momentum yang baik untuk mengembangkan kegiatan perdagangan antar negara,” kata Hugo.
Sebagai etalase NKRI, kata Hugo, beberapa kabupaten perbatasan di NTT seharusnya cepat dipoles agar wajah ketertinggalannya segera berubah menjadi wajah yàng memikat dan penuh daya tarik.
“Infra struktur pada kabupaten yang tergolong daerah 3T di NTT harus menjadi prioritas untuk dibenahi oleh Pemda NTT, khususnya infrastruktur jalan, listrik dan air bersih,” tegasnya.
Mendukung hal ini, kata Hugo, dibutuhkan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah.
Respon positif juga diungkap Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero. Gero menyambut baik pencanangan internet cepat untuk daerah 3 T.

“Karena program nasional tersebut sangat membantu masyarakat Lembata untuk menemukan jendela dunia. Dengan akses internet yang mudah dan cepat akan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata,” kata Gero kepada kabarntt.id, Minggu (28/3/2021).
Wakil rakyat dari Partai Golkar itu mengungkapkan kondisi terkini Kabupaten Lembata belum semua desa dapat terjangkau jaringan internet. Hampir semua wilayah kecamatan ada desa yang belum bisa mengakses internet secara baik.
“Untuk itu seiring dengan perkembangan teknologi 4.0 kami berikan apresiasi kepada Menko Perekonomian dan sekaligus berharap Kabupaten Lembata mendapatkan kesempatan melalui program ini. Secara geografis Kabupaten Lembata berbatasan laut langsung dengan Negara Timor Leste, maka program ini sangat cocok untuk membantu masyarakat Lembata dari berbagai aspek pembangunan,” tegas Gero. (den)







