WAINGAPU kabarntt.id—Untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021, Polres Sumba Timur melakukan Operasi Lilin tahun 2020. Personil gabungan yang diturunkan untuk pengamanan tersebut mencapai 350 personil TNI-Polri, Pol PP karena di masa Pademi Covid-19 pengamanan juga dilakukan di bandara maupun pelabuhan bagi pelaku perjalanan.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Hendrio Wicaksono. S.I.K, di ruang kerjanya, Jumat (18/12/20), menghimbau kepada masyarakat agar tidak mendirikan posco yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkerumun, sehingga selama ibadah Natal dan Tahun Baru, benar-benar menaati protocol kesehatan.
“Memang disituasi Covid-19 ini, pola pengamanan dengan teknisnya memang sangat berbeda. Jadi kami sudah himbau baik di semua lini dan stakeholder baik di bandara mapun pelabuhan serta transportasi darat sampai dengan di gereja-gereja sudah kami berikan himbauan-himbauan, agar dalam melakukan ibadah harus dengan tetap pada protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.
Himbauan ini, kata Hendrio, langsung dari Mabes Polri yakni Bapak Kapolri dan sudah menekankan dan mengeluarkan instruksi langsung, agar pada saat pelaksanaan Ibadah Natal tolong untuk di atur teknis kegiatan ibadah di gereja, atau dihimbau jika mungkin untuk ibadahnya dilaksanakan secara daring.
Terkait malam Tahun Baru dari Mabes Polri sampai tingkat kabupaten tidak akan mengeluarkan ijin keramaian. “Bahwa kami tidak akan mengeluarkan ijin keramaian dan juga tidak mengijinkan ada pembangunan posco-posco Tahun Baru yang didirikan di pinggir-pinggir jalan. Kalau memang ada kami himbau, kalau dihimbau tidak mau kami akan secara tegas kami bubarkan”, serunya.







