LARANTUKA kabarntt.id—Sebanyak 570 dosis vaksin yang disiapkan Yellow Clinic Partai Golkar Flores Timur (Flotim) untuk menyasar pelajar SMKN Solor Timur, Sabtu (6/11/2021), habis terpakai.
Dosis sebanyak ini ternyata masih kurang dibanding dengan yang membutuhkan. Tak ayal, warga Solor meminta Yellow Clinic menambah lagi dosis vaksin untuk memenuhi kebutuhan.
Vaksinasi yang dipusatkan di SMKN Solor Timur ini dibantu 15 vaksinator dari Puskesmas Menanga. Aksi kemanusiaan ini berjalan aman dan lancar.
Semua dosis habis terpakai, padahal masih banyak warga yang mengantre dan siap menerima vaksin. Mereka berharap agar Partai Golkar menggelar lagi vaksinasi di Solor.
Koordinator vaksinator, dr. Leksi Keraf, selepas kegiatan vaksinasi mengaku masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan vaksin. “Padahal kami target 570 dosis dan diprioritaskan SMKN Solor Timur. Namun masyarakat juga sangat banyak yang mengantre untuk mendapatkan dosis vaksin, sehingga kami tetap melayani dosis yang sisa dari target,” kata Keraf.
Keraf senang menyaksikan warga begitu antusias. “Sebelum waktu kegiatan tiba masyarakat sudah antre untuk mendapatkan dosis vaksin. Karena target kami pelajar, maka kami prioritaskan, selebihnya baru kami sasar masyarakat yang hadir,” jelasnya.
Melihat antusiasme warga yang begitu tinggi, Keraf berharap ada tambahan kuota dosis vaksin untuk pelajar di Solor.
“Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi ini, kami berharap akan ada kuota lagi untuk masyarakat di Pulau Solor ini,” serunya.
Sementara salah seorang siswa MTS Negeri 2 Solor yang berpartisipasi mendapatkan dosis vaksin dari Yellow Clinic, Jelsha Putri, mengapresiasi dan berterima kasih atas vaksinasi yang dilakukan Yellow Clinic Partai Golkar yang menyisir wilayah pelosok seperti Pulau Solor, terutama dengan menyasar para pelajar.
“Syarat sekolah tatap muka ya kami harus sudah divaksin, dan hari ini kami mendapatkan kesempatan vaksinasi dari Yellow Clinic Partai Golkar. Kami menyampaikan terima kasih sudah memberikan kami vaksin,” kata Jelsha.
Jelsha mengakui selama ini sangat sulit mendapatkan informasi dan pelayanan vaksin dari pemerintah. “Karena itu dengan vaksinasi dari Yellow Clinic kami sudah divaksin, kami sudah leluasa untuk beraktivitas di dalam dan luar daerah karena syarat harus vaksin,” katanya. (np)







