Menurutnya, prajurit baru tersebut telah dilatih di dua Ridam, yakni Ridam 5 Brawijaya dan Ridam 9 Udayana. Mereka dilatih ilmu keprajuridan dan ada penambahan materi tentang masalah teritorial, karena nantinya setelah lulus mereka akan ditempatkan di wilayah teritorial, sehingga mereka harus mengetahui secara detail bagaimana penerapannya terhadap masyarakat dan juga dapat melaksanakan program-program yang telah berlangsung.
“Mereka akan bertugas sebagai seorang Babinsa dan secara otomatis akan meringankan beban dari satuan tersebut. Kita ketahui bahwa Sumba Timur merupakan wilayah yang cukup luas dan kondisi alam yang cukup ekstrim sehinga sangat membutuhkan personil yang cukup memadai, sehingga dapat membantu meringankan beban tugas dari kami”, harapnya.
Dandim juga menghimbau agar prajurit tersebut cepat melakukan adaptasi dan berbaur dengan masyarakat, dan juga tidak pernah terhasut dengan berita-berita yang tidak benar, dan tetap menjaga marwa TNI dengan baik.
“Tetap menjunjung tinggi kehormatan sebagai Babinsa di tengah masyarakat, fokus pada tujuan dan tetap galakkan sinergi kekompakan dengan Polri dan juga masyarakat,” himbaunya. (np)







