Onny Berek menambahkan, selain sumbangan seperti organ dan beras, akan dipikirkan lagi bersama para alumni angkatan 40 Lalian dan para pembina tentang apa yang harus disumbangkan lagi.
“Komunikasi dengan para pembina akan terus kami bangun dan bukan hanya momen-momen tertentu, tapi juga dalam setiap kesempatan yang kami sepakati. Biasanya 3 bulan sekali kami datang ke Lalian bersama juga pastor alumni dan istri bersama anak-anak,” ujar pria asal Paroki Labur ini.
Praeses Seminari Santa Maria Imakulata Lalian, Romo Leo Asuk, Pr menyambut baik apa yang dilakukan oleh alumni angkatan 40 Seminari Lalian.
Romo Leo menyebut angkatan 40 Lalian menjadi garam dan terang bagi angkatan lain untuk bisa berbagi bersama almamater.
“Kami sangat bangga dan senang angkatan 40 Lalian menjadi pembeda bagi para angkatan di Seminari Lalian ini. Semoga angkatan-angkatan lain pun bisa datang dan berbagi bersama kami di Lalian,” ungkap Romo Leo.
Penyerahan beras 1 ton itu dihadiri juga alumnus seperti Herry Klau, Charles Saffran dan Nani Amasanan. Sementara yang mewakili dari Seminari Lalian selain Praeses ada juga Romo Ekonom, Vinsen Kolo, Prefek Romo Arnol Lema, Romo Daniel Makbalin, Romo Lusius Tae Mau. (hk//den)







