Kasus Capai 244, Bupati Sumba Timur Minta Aktifkan Posko Covid

kristofel praing7

WAINGAPU kabarntt.id—Kasus Covid-19 di Sumba Timur bertambah 24 kasus lagi hingga tembus angka 244 kasus saat ini. Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, meminta semua posko covid di semua level diaktifkan.

Hingga tanggal 13 Januari 2022, ada penambahan 24 kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur. Data ini dilihat pada data Posko Covid-19 Sumba Timur.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Hingga saat ini jumlah kasus di Kabupaten Sumba Timur mencapai 244 kasus. Kecamatan yang sudah dinyatakan zona merah yakni: Kota Waingapu dengan 135 kasus, diikuti Kecamatan Kambera 45 kasus dan Kecamatan Kanatang 38 kasus.

Sedangkan zona orange di Kecamatan Umalulu dengan jumlah 13 kasus dan Pandawai 8 kasus. Zona kuning Kecamatan Nggoa dengan 4 kasus dan Kecamatan Wula Waijeli 1 kasus.

Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, lewat panggilan telepon, Senin (14/2/2022), mengatakan, untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang terus bertambah di Kabupaten Sumba Timur hanya ada dua pilihan.

Pertama, gencar melakukan vaksinasi. Kedua, ketat menerapkan protokol kesehatan dengan seluruh persyaratan yang ada seperti 4 M.

“Dan juga yang tidak kalah penting adalah mengaktifkan posko-posko yang ada di setiap wilayah baik itu di kecamatan, desa bahkan di tingkat RT/RW, sehingga dengan begitu kita bisa menekan penyebaran Covid-19,” kata Praing.

“Kita harus akui penyebaran Covid-19 saat ini sangat cepat. Saat ini sudah mencapai 244 kasus dan memang kita tingkatkan prokes yang ketat dalam melindungi diri sendiri,” tegasnya.

Melihat penyebarannya yang cepat, kata Bupati Praing, patut diduga bahwa covid yang menyebar cepat itu  merupakan varian baru omicron, meski dugaan itu mesti harus dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium di Jakarta.

“Kita sudah koordinasi dengan RSUD Rara Meha agar sampelnya dipersiapkan dan akan dikirim ke Jakarta untuk memastikan apakah benar varian baru omicron atau delta dan sebagainya. Besok kita sudah akan kirim sampelnya ke Jakarta,” kata Praing yang saat ini berada di Jakarta. (np)

Pos terkait