“Maka saya berharap para pengurus Dharma Wanita Persatuan kabupaten TTU yang baru dilantikpun dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik- baiknya,” harapnya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) menuturkan bahwa organisasi Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten TTU khususnya di lingkungan pemerintah daerah belum berjalan optimal.
“Maka pertemuan- pertemuan rutin sebagai sebuah organisasi hendaknya digalakkan kembali. Kegiatan- kegiatan sosial yang tidak membutuhkan waktu dan anggaran yang besar harus kembali dilaksanakan. Dengan hal-hal kecil namun berdampak luas harus kita galakkan kembali,” tuturnya.
Sebagai sebuah organisasi, Dharma Wanita Persatuan, tukas Bupati Djuandi dalam perjalanan waktunya tentu sering mengalami dinamika, baik itu yang bersifat positif maupun negatif. Semuanya tentu bertujuan untuk mengembangkan organisasi ini.
Bupati Djuandi pada kesempatan itu menitipkan beberapa hal yakni, dalam mengelola organisasi yang bersifat sosial kemasyarakatan, loyalitas adalah hal yang paling penting. Tanpa sikap ini organisasi DWP tidak akan berkembang, dalam menjalankan organisasi unsur penting yang perlu dibangun dan dijaga adalah komunikasi dan membangun budaya kerja yang kolaboratif dan solid.
“Setidaknya dengan ketiga hal dasar tersebut jika dijalankan, saya yakin organisasi DWP ini akan dapat berjalan dengan baik bahkan dapat bertumbuh dan berkembang dan membawa banyak dampak positif,” ujarnya.
Sementara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten TTU, Ny. Maria Fay Laka, S. Pd mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara yang mempercayaikan dirinya sebagai ketua Yayasan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten TTU.







