Minta Pemekaran Desa, Warga Lerek Temui Bupati Lembata

lembata warga lerek

LEWOLEBA kabarntt.id–Perwakilan warga Dusun Lamaheku dan Mirapuka, Desa Lerek, Kecamatan Atadei menemui Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, Selasa (22/3/2022) lalu. Mereka menghendak pemekaran desa di Lerek.

Saat bertemu Bupati Thomas, utusan warga ini mengenakan pakaian adat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Lerek wilayahnya terlalu luas, maka kami datang bawa proposal untuk pada saatnya Lerek dimekarkan,” kata salah seorang perwakilan warga.

Mereka ingin Dusun Lamaheku, Mirapuka dan Paugora dimekarkan jadi satu desa, yang berpisah dari desa induk Lerek.

Bupati Thomas mengatakan, Pemda Lembata akan meneruskan aspirasi masyarakat ini kepada pemerintah pusat karena pemekaran desa adalah kewenangan pemerintah pusat.

“Tugas kami adalah berkoordinasi dengan gubernur dan pemerintah pusat. Ini proses bahwa ada aspirasi. Semoga pada waktunya menjadi desa sendiri dan Lerek jadi desa sendiri,” kata Bupati Thomas.

Selain Lereka, Thomas juga menyebut permintaan pemekaran desa datang dari warga Labanobol.

“Kita berserah pada Tuhan, leluhur dan alam dan upaya pemda sesuai regulasi,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lembata, Yos Raya, mencatat sudah ada tiga desa yang minta dimekarkan.

Yos menegaskan, undang-undang sangat terbuka untuk terjadi penataan desa yang harus didahului dengan evaluasi dan tingkat perkembangan desa.  (ona)

Pos terkait