Menurut Donatus, dengan adanya kerja sama antara Satuan Tugas Kebersihan dan polisi pamong praja diharapkan persoalan sampah dapat teratasi.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Kebersihan, Yanuarius Tae Seran, ST mengatakan ini adalah awal yang luar biasa, karena Plh Bupati Malaka bersama perangkat daerah terjun langsung ke lapangan mengawasi kegiatan pembersihan sampah di Betun.
“Sesuai rapat yang dipimpin Plh Bupati Malaka, Asisten dan kepala dinas terkait untuk sampah harus tetap diangkut dan harus ada tempat. Sementara sudah diusahakan lokasi untuk pembuatan TPA,” jelas Yanuarius Tae.
Dia menambahkan, sampah yang saat ini diangkut belum ada TPA, namun ada alternatif untuk mengangkut sampah-sampah yang berserakan di Betun ke lokasi yang sudah disiagakan.
“Ya, sementara ini ada alternatif, yang penting kita bersihkan dulu sambil menunggu supaya secepatnya ada Tempat Pembuangan Akhir,” pungkasnya.(*/den)







