Satu Tahun Memimpin. Bupati Sumba Timur Sebut Model Pembangunan Partisipatif

krist praing7 scaled
Duet Bupati Khristofel Praing dan Wabup David Melo Wadu

“Inilah rujukan semua perangkat daerah untuk bisa merencanakan program pembangunan. Kalau kita lihat visi dan misi, maka apa yang kita siapkan harus menjadi pencermatan,” ujar Bupati Praing.

Bupati Praing mengatakan, pemerintah daerah telah menetapkan roadmap pembangunan dalam RPJMD untuk menjadi acuan seluruh perangkat daerah dan stakeholder dalam merancang program pembangunan tahun 2023..

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kita sudah ada peta roadmapnya di RPJMD. Itu yang kita harus kejar. Kita berbicara pada pertanian, peternakan, perikanan, infrastruktur dan kebutuhan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu dibutuhkan evaluasi yang cermat, kolaborasi serta perencanaan yang tepat. “Apa yang kurang kita perbaiki, apa yang sudah baik kita tingkatkan,” tegasnya.

Selama periode awal kepemimpinannya Bersama Wakil Bupati, pasangan dengan sandi Chris-David itu telah menorehkan catatan prestasi yang patut dibanggakan.

Meski saat ini Kabupaten Sumba Timur masih masuk kategori 5 kabupaten dengan kemiskinan ekstrem di NTT, namun pemerintah kabupaten berhasil menurunkan tingkat kemiskinan hingga 2 persen dari angka 29,6 menjadi 27,85 persen pada awal 2022.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga berhasil menorehkan prestasi menjadi juara pertama kabupaten paling inovatif dari 62 kabupaten atau daerah tertinggal di NTT, sekaligus masuk dalam 25 besar kabupaten inovatif dari seluruh kabupaten di Indonesia.

“Kita bisa buktikan. Kita turunkan tingkat kemiskinan kita dari 29,6 persen menjadi 27,85 persen. Selain itu dari kabupaten yang paling tidak inovatif sekarang menjadi kabupaten paling inovatif untuk kategori daerah tertinggal,” tambahnya.

Pos terkait