Menurut Sengkoen, stunting merupakan tanggung jawab semua pihak melalui pola asuh, dan pola hidup yang harus diperhatikan sejak dini juga asupan gizi, pemeriksaan 1000 hari pertama kelahiran. Semua harus menjadi perhatian sehingga kemudian bisa membantu untuk menekan angka stunting.
“Kami bersyukur BRI sudah peduli terhadap bayi balita yang mengalami stunting dengan bantuan intervensi bahan makanan berupa telur, minyak dan beras. Namun yang paling penting, BRI sudah memberikan bantuan alat kesehatan yaitu Antropometri yang tentunya membantu mengurangi alokasi anggaran terkait dengan beberapa alat kesehatan yang selalu menjadi keluhan karena dengan biaya pasti mahal,” tutupnya. (Siu)







