Pada puncak acara. Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie, atas nama Majelis Sinode GMIT mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan yang luar biasa dari jemaat, diaspora, dan donatur. Ini adalah bukti nyata bahwa ketika kita bersatu dalam kasih dan harapan, kita dapat mencapai hal-hal yang luar biasa,” ujarnya.
cara ditutup dengan pembacaan puisi 1 Aksi 1 Harapan 1 Perubahan yang diciptakan oleh para Majelis Sinode penuh emosional dan menginspirasi para hadirin di acara malam penggalangan dana dan Launching Aksi 150 ribu untuk pembangunan Gedung GMIT Center.
Kepada media, Ketua SIndoe GMIT Pendeta Semuel Pandie, menyampaikan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh jemaat dan masyarakat. Melalui gerakan “150 Ribu Rupiah untuk GMIT Center,” setiap sumbangan, sekecil apapun, telah berkontribusi pada pencapaian luar biasa ini. Video testimoni yang ditayangkan selama acara menunjukkan dampak positif GMIT Center dalam kehidupan banyak orang, semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian di antara jemaat.
GMIT Center, yang telah beroperasi selama 12 tahun, berfungsi sebagai pusat pelayanan, rumah kesaksian dan ruang kolaborasi bagi berbagai kegiatan keagamaan, budaya, dan sosial. Dengan dana yang terkumpul, Sinode GMIT berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan program di GMIT Center, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat NTT.”
“Majelis Sinode GMIT berkomitmen untuk terus melayani dan memberdayakan masyarakat NTT melalui GMIT Center. Kami percaya bahwa dengan dukungan yang berkelanjutan, Pengembangan dan pengelolaan GMIT Center sebagai pusat kegiatan multifungsi dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial di Kota Kupang dan NTT dan dengan strategi yang tepat dan partisipasi aktif dari seluruh warga GMIT, GMIT Center dapat menjadi ikon baru yang mendukung posisi NTT sebagai gerbang selatan Indonesia, sekaligus memperkuat peran GMIT dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.,” kata Samuel. (*/den)







