“Akan tetapi teman-teman angkatan 40 punya ikatan emosional yang sama sehingga derma yang akan diberikan itu bisa tiba dengan aman dan nyaman di Seminari Lalian dan siap digunakan,” tuturnya.
Sebagai informasi, organ yang akan dipakai dalam kegiatan musik liturgi di Seminari Lalian sudah tiba di Lalian, Sabtu (22/8/2020), dan diterima pihak seminari.
Organ itu dipesan Romo Philipus Benitius Metom, pastor pembina di Seminari Lalian dan salah seorang pakar musik liturgi di Keuskupan Atambua.
Menurut rencana, organ itu akan diserahkan angkatan 40 Seminari Lalian bersama keluarga pada misa puncak HUT Seminari Lalian. (*/den)







