WAINGAPU kabarntt.id—Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, mengajak semua umat beragam di Sumba Timur bersatu dan bersama membangun daerah meraih kesejahteraan bersama.
Ajakan Bupati Praing itu diungkapnya dalam sambutannya ketika membuka Musda VII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumba Timur, Senin (18/7/2022) malam di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Waingapu.
Bupati Praing menyebut masyarakat lintas agama di Kabupaten Sumbawa Timur telah menunjukkan tingginya toleransi antarumat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan hingga hari ini. Tidak ada gesekan atas nama agama di Sumba Timur.
Bupati Praing berharap agar bersama pemerintah, MUI terus bersinergi dan bergandengan tangan membangun daerah.
“Tepat kiranya MUI dan pemerintah harus bermitra dalam menjalankan tugas sebagai himayatul ummah atau pelindung umat, khadimul ummah atau pelayan umat dan shodiqul hukumah atau mitra pemerintah,” tegas Bupati Praing.
MUI dan pemerintah, kata Bupati Praing, memiliki tanggung jawab yang sama sebagai bagian dari tanggung jawab sosial terhadap seluruh masalah yang dihadapi bangsa Indonesia.
Terkait pelaksanaan Musda MUI, Bupati Praing berpesan agar Musda dapat melahirkan pemimpinnya melalui jalan yang demokratis yang kelak dapat melanjutkan program dan kerja sama dalam melaksanakan pembangunan daerah terutama menciptakan keharmonisan dan kerukunan umat beragama.
Plt. Ketua MUI Sumba Timur, Ilyas Ismail, mengatakan musda dilaksanakan untuk memilih pengurus serta merumuskan kebijakan dan program kerja untuk periode 2022 -2026.







