Meskipun tahap 2 ini diperuntukkan untuk pelayan publik, namun pihaknya akan mengantisipasi agar nakes yang belum tervaksin bisa diakomodir agar seluruh nakes dapat divaksin.
“Ya kita akan siasati pada tahap 2 ini agar nakes seluruhnya divaksin. Meskipun memang diperuntukkan untuk publik, namun kami juga proritaskan nakes agar terakomodir. Ya, memang mereka merupakan prioritas. Jadi kita akan siasati bagaimana baiknya,” imbuhnya.
Menurut Jonker, seluruh masyarakat akan mendapatkan vaksin, namun secara bertahap. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir tentang pengadaan vaksin.
“Target pelaksanaan vaksin itu sampai tahun 2022. Jadi vaksinaasi juga akan dilaksanakan secara bertahap, masyarakat tidak perlu cemas akan ketersediaan vaksin,” serunya.
Untuk diketahui total kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur hingga Kamis (/3/2021), mencapai 461 kasus dengan akumulasi kasus sembuh 375 kasus, masih dirawat 70 kasus dan meninggal dunia mencapai 16 kasus.
Untuk sebaran 70 kasus aktif dirawat di beberapa tempat, yakni 6 dirawat di RSUD Rara Meha, 21 dirawat di Hotel Cendana, 1 kasus dirawat di Puskermas Kambanir dan 42 kasus diisolasi di rumah masing-masing dengan pantauan tim gugus secara ketat. (np)







