Ditanya, apa yang menjadi prospek ke depannya, drg. Maria yang saat ini juga konsen dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Malaka mengutarakan, yang kita inginkan adalah produk lokal warga semakin banyak diminati banyak orang.
“Melalui kegiatan-kegiatan pameran seperti ini, produk kita semakin terkenal, semakin diminati dan masyarakat bisa memperoleh pendapatan. Selebihnya, kita tetap mempertahankan keaslian produk lokal seperti salah satu contohnya tenun ikat dengan pewarna alami,” jelasnya.
Ketua Dekranasda Malaka pun mengharapkan, jika produk Malaka semakin diminati berbagai elemen masyarakat termasuk intansi teknis di pusat, bukan tidak mungkin kita bisa ikut juga expo di luar negeri.
“Saya punya keinginan besar agar suatu saat nanti produk lokal Malaka bisa ekspansi ke luar negeri lewat pameran-pameran,” ujar wanita low profile ini
Bahkan, di benak wanita yang konsen dengan tenun ikat pewarna alami ini, tujuan besar yang diusung dalam setiap kegiatan adalah agar Kabupaten Malaka yang ada di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia ini semakin maju dan masyarakatnya mandiri dan sejahtera dalam berbagai dimensi kehidupan.
“Pada akhirnya kita inginkan agar masyarakat Malaka semakin maju, mandiri dan sejahtera dalam derap langkah pemerintahan dan pembangunan,” tutupnya. (yos/diskominfo malaka)







