Sementara itu, Imanuel Kamlasi, S.Pd., M. Pd, pembina PIK Curhat Universitas Timor saat ditanya di sela-sela kegiatan menyatakan apresiasi terhadap Dinas P2KB TTU atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Terkait pelatihan konselor sebaya yang dilaksanakan selama 2 hari ini, selaku pembina saya sangat apresiasi karena ada bentuk kepedulian dari Dinas P2KB Kabupaten TTU yang berkolaborasi dengan Universitas Timor sehingga kegiatan seperti ini sering dilakukan di Unimor,” ungkap Kamlasi.
Dikatakan Kamlasi, di Kabupaten Timor Tengah Utara ada 40-an PIK dan Unimor yang menjadi PIK pembina jalur masyarakat.
Menurut Kamlasi, kegiatan tersebut melibatkan utusan dari masing-masing program studi dan akan menjadi pemberita informasi dan juga yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk menjadi pro model untuk para remaja yang lain.
“Mereka yang ikut kegiatan hari ini akan memberi sosialisasi dan memberikan informasi yang benar kepada teman sebaya mereka terkait program genre yang selama ini sudah jalan,” kata Kamlasi.
Wilhelmina Lakamnasi, salah satu peserta pelatihan konselor sebaya senang dan bangga dengan adanya kegiatan pelatihan konselor sebaya tersebut.
“Saya sangat berterima kasih dan sangat-sangat bersyukur dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Ini kan jadi wadah tersendiri untuk kami sebagai konselor sehingga kami bisa sharing tentang BKKBN dan juga genre kepada teman-teman sebaya di kampus Unimor,” pungkas Lakamnasi. (siu)







