“Perlu dimaknai kalimat atau kata dilengkapi dalam konteks dokumen persyaratan merupakan review atau perbaikan teknis atas dokumen yang ada. Karena dalam proposal yang disampaikan semuanya disatukan dengan dokumen-dokumen yang lain. Dokumen yang lain harus dijilid terpisah dengan dokumen utamanya,” jelas Nikolaus.
Selain itu dokumen studi kelayakan yang belum disertakan dalam proposal. Dokumen ini baru diserahkan pada saat proses verifikasi lapangan sehingga dokumen tersebut akan dibawa untuk kemudian dimasukkan sebagai dokumen pelengkap.
Nikolaus berharap sesuai kesepakatan, pihak sekolah bersama Yayasan Kasih Sejahtera Timor dapat mengurus, memperbaiki dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan paling lambat 1 minggu ke depan agar calon SMAK Trinitas Nenotun secepatnya mendapat izin operasional sehingga dapat berdiri sejajar dengan SMAK- SMAK lain yang ada di Indonesia.
Emanuel Salu, S.Pd, Kepala SMAK Trinitas Nenotun, mengucapkan terima kasih berlimpah kepada tim supervisi dan kekurangan yang ada akan segera diperbaiki.
“Saya tidak berkata banyak selain ucapan terima kasih kepada bapak-bapak supervisor yang telah menindaklanjuti proposal kami dan datang ke sini. Kekurangan yang ada akan kami lengkapi dalam waktu dekat,” kata Salu.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kasih Sejahtera Timor, Wilhelmus Nabu, dalam kesempatan itu juga menyampaikan tujuan didirikannya yayasan tersebut.
“Pada dasarnya yayasan ini kita dirikan ada dua motivasi yang kami impikan yaitu, pertama untuk mendekatkan pendidikan di tengah-tengah masyarakat. Kedua, kita juga melihat potensi sumber daya manusia yang tersedia, dalam hal ini tenaga guru kita sangat, sangat banyak sehingga membuka ruang kepada mereka untuk mengajar,” kata Nabu. (siu)







