Erupsi Gunung Lewotolok, WAG Ata Lembata Distribusi Bantuan

jakarta WA Ata Lembata drop bantuan

Ata Lembata berdiri sejak 2 September 2019. Grup ini digagas admin grup sebagai wadah diskusi daring antarsesama warga asal Lembata seluruh dunia. Fokus diskusi adalah isu-isu mutakhir Lembata seperti korupsi, infrastruktur, kekerasan, pendidikan dan kesehatan. Grup ini semacam moting, tempat nongkrong ala Lembata untuk bertukar pikiran dan berdiskusi soal Lembata.

“Oktober 2020, kita menerbitkan buku Membangun Tanpa Sekat. Buku berisi refleksi masing-masing penulis terkait sejumlah isu selama 20 tahun Lembata menjadi daerah otonom. Kami terbitkan bersamaan dengan HUT ke-21 Otonomi Lembata tahun 2020,” kata Justin Wejak, admin grup dan dosen Etnografi Indonesia di The University of Melbourne, Victoria, Australia, kelahiran Baolangu, Kecamatan Nubatukan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara itu, Ansel Deri menambahkan, bencana erupsi Gunung Lewotolok menguras dasar jiwa seluruh anggota grup untuk ambil bagian bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Lembata, dan berbagai elemen warga masyarakat Indonesia bersama warga masyarakat di kampung halaman membantu mengatasi kesulitan yang menimpa warga Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur korban erupsi Ile Lewotolok. (ans

Pos terkait