Melki mengatakan, warga NTT juga berbangga karena Akademi Teknik Kupang yang berdiri sejak tahun 1972 saat ini sudah mencetak banyak lulusan yang berkontribusi di tengah masyarakat dan untuk kemajuan daerah.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah memberikan dukungan atas bantuan pembangunan gedung kampus dan asrama Akademi Teknik Kupang,” kata Melki.
Sejalan dengan Gubernur, Direktur Akademi Teknik Kupang, Pieter Djami Rebo, mengungkapkan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pendidikan di Akademi Teknik Kupang. “Saat ini kami juga ingin untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas SDM sebagai lulusan yang unggul untuk mendukung pemerintah dalam menghasilkan SDM yang berkualitas,” kata Pieter.
Mantan Kepala Dinas PUPR NTT ini mengatakan, saat ini pihaknya fokus terus mengembangkan status Akademi Teknik Kupang menjadi Politeknik. Ini sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia kerja dan dunia usaha saat ini.
Ia juga mengungkapkan, saat ini gedung asrama telah dibangun dengan 40 kamar yang mampu menampung 160 orang. (biro ap setda ntt)







