“Peran seorang bidan itu memberikan perawatan prenatal atau sebelum persalinan (melahirkan), memeriksa kondisi fisik ibu selama masa kehamilan, saat persalinan dan setelah melahirkan, mendampingi ibu dan menangani secara langsung persalinan per vaginal, mengindentifikasi kemungkinan terjadinya komplikasi dari persalinan, memantau kondisi janin selama proses persalinan serta memberikan saran medis pada ibu hamil jika sewaktu-waktu diperlukan,” jelas Damita.
Damita mengatakan, angka stunting yang cukup tinggi di NTT menuntut kerja keras dari bidan.
“Makanya salah satu kegiatan yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, karena jika ada maslaah kesehatan mereka akan mencari bidan. Nah, salah satu peran bidan juga bagaimana membuat bayi yang lahir itu bisa tumbuh menjadi generasi sehat, berkualitas dan produktif. Karena jika bayi tersebut tidak produktif dan tidak berkualitas maka akan menjadi beban untuk keluarganya,” serunya. (np)







