“Jadi kalau kita hitung-hitung dan kita bandingkan dengan Rp 200-500 ribu yang sedang dilancarkan saat serangan fajar tidak sebanding sama sekali. Karena itu bapa-mama harus lebih pintar untuk menolak semua bentuk uang untuk membeli suara-suara bapa-mama saat menjelang pencoblosan nanti,” himbaunya.
Alo juga memaparkan keuntungan memilih paket Sahabat atau paslon Jonas-Alo, bahwa semua program yang dijanjikan adalah untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. Dari pendidik, kesehatan, raskin, bantuan ekonomi dan masih banyak lainnya, tentu sudah dihitung dalam pendapatan daerah dan tidak akan membebankan siapa-siapa.
“Belum lagi nanti untuk kesehatan, mau rawat berapa lama pun, dengan biaya berapapun itu akan ditanggung oleh Jonas-Alo. Jadi jangan pernah tertipu dengan perilaku papalele-papalele politik, kita bisa lawan itu dengan berbagai cara. Namun ada tiga cara seperti ditolak, yang kedua itu kalau kita berani, mereka kasih kita terima dan kita foto untuk dijadikan bukti. Dan yang ketiga ini agak sedikit berdosa, kita terima uangnya tapi tidak pilih orangnya. Itu bentuk pelajaran karena sudah mencederai pesta demokrasi,” tegasnya. (np)







