Petunjuk yang jelas memotivasi anak-anak untuk bergerak berdasarkan kelompok masing-masing dan memotret keindahan alam di Pantai. Ada sejumlah hasil jepretan di antaranya hamparan pantai, tanaman bakau, perahu, batu karang, akar mangrove, jejeran bukit, bentangan laut biru, tanaman laut, binatang laut dan lain-lain.
Setelah foto disiapkan, selanjutnya dibuatkan caption berdasarkan foto yang dijepret.
“Giat literasi yang sederhana perlu untuk terus disiapkan bagi anak-anak. Hari ini kami mendorong giat literasi digital. Anak-anak kami arahkan untuk membawa android masing-masing dan mereka gunakan itu untuk jepret keindahan alam. Selanjutnya, mereka membuat caption dan nantinya karena di daerah ini tidak ada jaringan internet, sekembalinya ke rumah mereka dapat upload foto dan tulisan mereka ke media sosial facebook. Cara yang sederhana, tetapi kami yakini dapat memberi efek positif dalam membangun kecerdasan menggunakan android dan kecerdasan bermedia sosial,” kata Maksi.
Maria Greisela Ruron, Ketua Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema mengaku bangga dan senang terlibat dalam kegiatan Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema itu.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan literasi SMPN 1 Lewolema. Dalam kebersamaan kami mengadakan kegiatan-kegiatan sederhana, di pantai dan banyak keterampilan dan nilai yang kami dapatkan. Hari ini, kami boleh mendapat kesempatan menggunakan android untuk mengabadikan keindahan alam dan mampu menjadikan itu sebagai inspirasi dalam menulis singkat hingga publish di media sosial, facebook. Kami merasa terus tertantang untuk kegiatan literasi selanjutnya,” kata Greisela. (abh)







