Kunker di Kabupaten Kupang, Komisi X DPR RI Siap Bantu Sekolah Yang Minim Sarana

IMG 20241207 WA0022

OELAMASI kabarntt.id—Sebagian anggota Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja masa reses pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Jumat (6/12/2024). Para wakil rakyat yang membidangi komisi pendidikan ini ingin mengetahui atau melihat langsung kondisi pendidikan di Kabupaten Kupang.

Kehadiran tim Komisi X DPR RI disambut langsung Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, bersama Asisten II Sekda Pemprov NTT Rita Wuisan di Bandara El Tari Kupang, dan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa sekolah di Kabupaten Kupang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam kunjungan pertama di SMP Negeri 7 Kupang Tengah Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, tim Komisi X DPR RI yang diketuai My Esti Wijayati cukup terkejut melihat kondisi bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk melakukan proses belajar mengajar.

 

“Tolong ya, rekan-rekan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang lihat langsung kondisi sekolah ini, bisa segera ditindaklanjuti,” pinta My Esti Wijayati kepada mitra kerja Kemendikdasmen yang ikut serta dalam kunker ini.

My Esti sangat berharap dapat dibangun sekolah-sekolah yang baik dan layak untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Dirinya juga akan menyampaikan kepada Menteri Pendidikan Dasar Menengah terkait kondisi sarana prasarana minim yang ditemui saat ini untuk dapat diperhatikan dan dibangun sesegera mungkin.

IMG 20241207 WA0021
Kondisi SMPN 7 Kupang Tengah, Kabupaten Kupang

Di kesempatan itu juga Komisi X DPR RI berdialog bersama Kepala Sekolah SMPN 7 Kupang Tengah, Sidik Atasoge, dan Ketua Komite, Adam Sabaat menanyakan data terkait sekolah ini. “Semoga oleh pemerintah dilakukan pembangunan lebih baik, agar anak-anak lebih nyaman dan aman dalam proses belajar mengajar,” kata My Esti Wijayati sambil menyerahkan plakat Komisi X DPR RI kepada Kepsek SMPN 7 Kupang Tengah.

Pos terkait