Karena itu, Anita mengajak masyarakat NTT untuk memilih pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik di tingkat pusat, karena di sisi lain, NTT juga masih sangat bergantung pada dana dari pemerintah pusat (Pempus).
“Jadi jangan buang waktu lagi. Saya ajak masyarakat NTT untuk menjadi pemilih yang cerdas. Karena NTT ini tidak bisa kita kerja sendiri. Kita butuh pemimpin yang punya koalisi besar dan punya hubungan baik dengan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Selain punya hubungan baik dengan pemerintah pusat, kata Anita, Melki Laka Lena juga punya hati yang besar untuk mengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kalau Pak Melki punya hati yang kecil, tidak mungkin dia punya koalisi yang besar. Buktinya juga kami semua anggota DPR RI ini juga mau dirangkul sama dia. Kalau kandidat yang lain tidak panggil kami, seakan kami tidak dibutuhkan. Padahal kami penentu anggaran di pusat,” jelasnya.
“Jadi menurut saya, Pak Melki Laka Lena ini orang yang sangat rendah hati, dan dia tahu bahwa urus NTT ini tidak mungkin dia kerja sendiri. Makanya dia mau rangkul kami semua,” tandasnya. (tim)







