Parade Tenun Sepe, Merawat Kekhasan Budaya Kota Kupang

fc4145ce75bf008aed76237c0201a82624e78791fe44eeaa3b2de6f878d0eddf.0

Ia menekankan pentingnya acara ini dalam mendukung pelestarian budaya Kota Kupang dan mengembangkan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Santi menambahkan bahwa motif tenun sepe bisa dipadukan dalam berbagai gaya modern, seperti jas, semi jas, outer, dan kreasi lainnya, sehingga menarik bagi semua kalangan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kepada kabarntt.id, Rabu (20/11/2024), Linus Lusi mengatakan, dia mengapresiasi parade budaya ini.

“Saya mengapresiasi gagasan yang berhasil dikonkritkan oleh semua pimpinan OPD dengan mengambil rute sepanjang Jalan S.K Lerik seputaran kompleks perkantoran wali kota dan kembali ke aula kantor walkot. Sepanjang jalan yang kami lalui berbagai apresiasi ditunjukkan oleh warga yang menonton dan memedsoskan,” kata Linus Lusi.

Linus mengatakan, jika didesain secara baik dan profesional, kain tenun sepe punya pesona sendiri. “Ternyata kain tenun sepe jika dikemas secara modis, dikenakan dan dipromosikan tak kalah kelas dengan tenunan lain yang selama ini telah merebut pengamat busana tenun dan warga masyarakat. Saya senang karena tenunan sepe mampu mencuri perhatian dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat sehingga menempatkan kami sebagai pasangan teranggun dalam berbagai kategori. Ini membawa pesan tenunan sepe bagian dari jajaran tenun ternama lainnya,” kata Linus.

Linus mengaku akan terus berjuang agar tenunan motif sepe semakin banyak diminati. “Saya telah memerintahkan dan menginstruksikan semua PTT, ASN dan BUMD wajib mengenakan tenunan sepe dan juga promosi terus menerus dengan lakukan pameran lewat Dekranasda, PKK, Dharma Wanita dan lain-lain,” urainya. (tony kleden)

Pos terkait