Pemerintah Komit Percepat Sertifikasi Tanah di Seluruh Indonesia

NTT sertifikat tanah

KUPANG kabarntt.id—Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), bertempat di Ruang Rapat Gubernur, Kantor Gubernur, Selasa (5/1/2021)  menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Seluruh Indonesia yang dilakukan secara virtual oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo dari Istana Kepresidenan  Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyerahkan 584.407 sertifikat kepada masyarakat penerima di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam arahannya, Presiden Jokowi  menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk melakukan sertifikasi terhadap seluruh tanah di Indonesia. Upaya percepatan penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap hak atas tanah.

“Penyerahan sertifikat ini merupakan komitmen pemerintah  untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh tanah air. Biasanya yang dulu-dulu, setahun hanya bisa dilakukan sertifikat tanah sebanyak 500 ribu. Hitungan saya pada tahun 2015, seharusnya ada 126 juta sertifikat yang harus dipegang masyarakat, tapi saat itu baru tersedia 46 juta sertifikat. Masih tersisa 80 juta sertifikat,” jelas Presiden  Jokowi.

Untuk mempercepat perelisasian sertifikasi tersebut, presiden memberikan target yang sangat tinggi kepada jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Karena kalau hanya 500 ribu per tahun,  butuh waktu 160 tahun agar seluruh masyarakat pegang sertifikat.

“Awalnya banyak yang menganggap target yang saya  berikan nggak mungkin terealisasi.  Tapi ternyata target ini bisa terealisasi dan terlampaui. Kita beri target 5 juta bidang, bisa lebih. Target 7 juta bidang bisa terealisasi 8 juta. Tahun 2017, ada 5,4 juta bidang tanah yang disertifikat, tahun 2018 ada 9,3 juta bidang. Tahun 2019, ada 11,2 juta bidang tanah yang dilakukan sertifikat. Tahun 2020, harusnya target 11 juta bidang, namun karena ada  bencana covid-19, terealisasi 6,8 juta bidang tanah yang disertifikat. Menurut Menteri ATR,  tahun 2025, ditargetkan seluruh masyarakat Indonesia sudah pegang sertifikat. Apresiasi yang tinggi untuk Kementerian ATR/BPN atas kerja kerasnya,” ungkap Presiden Jokowi.

Pos terkait