Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man, saat menyerahkan takjil kepada para pengurus masjid menjelaskan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya Pemerintah Kota Kupang karena pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 tidak dapat menggelar acara buka puasa bersama. Demi mentaati protokol kesehatan acara buka puasa bersama tersebut diganti dengan agenda berbagi takjil ke sejumlah masjid di Kota Kupang.
Kepada para imam dan pengurus masjid, Herman Man mengakui apa yang diberikan tidak seberapa nilainya.
Pemberian ini, menurutnya, hendaknya dilihat sebagai bentuk penghargaan dan dukungan bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan niat tulus Pemkot Kupang untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Selamat berbuka puasa. Semoga di tengah bencana dan pandemi Covid-19 ibadah puasa umat muslim bisa berjalan lancar dan iman, kita tetap kokoh. Mohon doa agar kota ini cepat pulih dari situasi bencana,” pintanya.
Imam Masjid Al-Islamiyah Kelurahan Lasiana, Haji Ahmad Agung Lamabelawa, saat menerima bingkisan takjil tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah memberi perhatian kepada umat muslim di Kota Kupang.
Sebagai warga Kota Kupang, kata Lamabelawa, mereka menyatakan kesiapan untuk selalu mendukung program-program Pemkot Kupang. Mereka juga berdoa agar pandemi covid 19 yang masih mengancam bisa segera berlalu.
Hal senada juga disampaikan para imam masjid yang ditemui dalam kunjungan tersebut.
Wakil Badan Kemakmuran Masjid Baitul Qodim Kelurahan Airmata, Musli Balik, saat menerima kunjungan Herman Man dan rombongan menjelaskan, pasca badai seroja beberapa pekan lalu masjid mereka sempat menjadi tempat pengungsian bagi 112 jiwa dari 45 kepala keluarga yang terdampak bencana.







